Sebelum tahun 2000-an, buah naga hanya ada di Meksiko, Israel, Australia, dan Vietnam. Meksiko dikenal sebagai negara terbanyak yang mengekspor buah naga. Tiap tahun, negara ini mengekspor tidak kurang dari 140.000 ton buah naga. Thailand dan Vietnam merupakan pemasok buah naga terbesar kedua di dunia. Namun, permintaan yang dapat di penuhi masih kurang dari 50%.
Saat ini, buah naga sudah merambah pasaran di Indonesia. Pasar lokal saat ini masih di banjiri oleh produk buah naga impor. Berdasarkan catatan, buah naga yang masuk ke tanah air dari Thailand dan Vietnam mencapai 200-400 ton per tahun.
Buah naga yang masuk ke Indonesia hampir setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pasar ekspornya juga terbuka luas. Oleh karena itu sejumlah pihak mulai melirik komoditas ini. Apalagi budidayanya cukup mudah dan prospek kedepannya dapat di pastikan cerah.
Bila di lihat dari analisa usaha, berkebun buah naga sebenarnya amat menjanjikan. Bayangkan, 1 hektar lahan dalam 2 tahun dapat memberikan keuntungan bersih Rp 741.000.000,00 atau setahun Rp 370.500.000,00 meskipun modal yang di perlukan juga relatif besar. Namun belum banyaknya informasi yang di terima petani tentang bagaimana cara memperoleh bibit unggul, tata cara pemeliharaan serta kepastian pasar, menyebabkan masih jarang orang yang membudidayakannya.
Rabu, 01 Mei 2013
KHASIAT BUAH NAGA
Pada umumnya, buah naga di konsumsi dalam bentuk buah segar. Oleh karena kandungan air buah ini sangat tinggi dan rasanya cukup manis, buah ini dapat menghilangkan dahaga.
Di balik kesegaran dan kenikmatannya, buah naga juga memiliki banyak kasiat. Sebuah sumber badan Litbang pertanian menyebutkan, buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan daya kerja otot, meningkatkan ketajaman mata, dan menghaluskan kulit.
Banyak pakar sependapat dan menyakini, buah naga kaya dengan vitamin dan mineral. Zat-zat tersebut sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan metabolisme.
Secara keseluruhan, buah ini baik untuk kesehatan dan dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat gizi sehari-hari. Ini telah dibuktikan melalui analisis laboratoruim yang di lakukan oleh Taiwan Food Industry Develop and Research Authoritis. Hasil analisis menunjukkan buah naga mengandung zat-zat sebagai berikut.
Kandungan Nilai per 100 gr Buah Naga Merah
Sumber ; Taiwan Food Industry Develop & Research Authoritis
Zat-zat di atas mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut.
Satu lagi fakta menakjubkan ialah berdasarkan kajian terkini, buah naga tidak hanya dapat dimanfaatkan buahnya. Bagian-bagian lain dari tanaman buah naga juga dapat di manfaatkan.
Buah naga yang masak memang langsung dapat dikonsumsi. Sedangkang buah yang belum masak dapat di buat sup. Bunga buah naga dapat juga di konsumsi yaitu dengan menjadikannya sebagai sayur urap, di goreng, atau dapat di keringkan untuk di jadikan minuman semacam teh.
Dahan atau cabang buah naga juga dapat di makan yaitu di jadikan salad, urap, di goreng, dan di jadikan sup. Masakan dari buah naga di percaya dapat membuang racun dalam tubuh dan membersihkan pencernaan.
Di Amerika Selatan, dahan buah naga di hancurkan untuk di jadikan makanan ternak kambing atau sapi. Pakan ternak dari dahan tersebut terbukti dapat meningkatkan kadar susu dan kualitas daging ternak.
Di balik kesegaran dan kenikmatannya, buah naga juga memiliki banyak kasiat. Sebuah sumber badan Litbang pertanian menyebutkan, buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan daya kerja otot, meningkatkan ketajaman mata, dan menghaluskan kulit.
Banyak pakar sependapat dan menyakini, buah naga kaya dengan vitamin dan mineral. Zat-zat tersebut sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan metabolisme.
Secara keseluruhan, buah ini baik untuk kesehatan dan dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat gizi sehari-hari. Ini telah dibuktikan melalui analisis laboratoruim yang di lakukan oleh Taiwan Food Industry Develop and Research Authoritis. Hasil analisis menunjukkan buah naga mengandung zat-zat sebagai berikut.
Kandungan Nilai per 100 gr Buah Naga Merah
| Air | 82,5 – 83 g |
| Protein | 0,159 – 0,229 g |
| Lemak | 0,21 – 0,61 g |
| Serat Kasar | 0,7 – 0,9 g |
| Karoten | 0,005 – 0,012 mg |
| Kalsium | 6,3 – 8,8 mg |
| Fosfor | 30,2 – 36,1 mg |
| Iron | 0,55 – 0,65 mg |
| Vitamin B1 | 0,28 – 0,043 mg |
| Vitamin B2 | 0,043 – 0,045 mg |
| Vitamin B3 | 0,097 – 0,43 mg |
| Vitamin C | 8 – 9 mg |
| Thiamine | 0,28 - 0,30 mg |
| Riboflavin | 0,043 – 0’044 mg |
| Niacin | 1,297 – 1,300 mg |
| Abu | 0,28 g |
| Lain – lain | 0,54 – 0,68 g |
Sumber ; Taiwan Food Industry Develop & Research Authoritis
Zat-zat di atas mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut.
- Protein dari buah naga merah mampu melancarkan metabolisme tubuh, dan menjaga kesehatan jantung.
- Serat berfungsi mencegah kanker usus, penyakit kencing manis, dan baik untuk diet.
- Karoten berfungsi menjaga kesehatan mata, menguatkan otak, dan mencegah penyakit.
- Kalsium untuk menguatkan tulang.
- Fosfor untuk pertumbuhan jaringan tubuh.
- Zat besi untuk menambah darah.
- Vitamin B1 untuk kestabilan suhu tubuh.
- Vitamin B2 untuk meningkatkan nafsu makan.
- Vitamin B3 menurunkan kadar kolesterol.
- Vitamin C untuk menjaga kesehatan dan kehalusan kulit
Satu lagi fakta menakjubkan ialah berdasarkan kajian terkini, buah naga tidak hanya dapat dimanfaatkan buahnya. Bagian-bagian lain dari tanaman buah naga juga dapat di manfaatkan.
Buah naga yang masak memang langsung dapat dikonsumsi. Sedangkang buah yang belum masak dapat di buat sup. Bunga buah naga dapat juga di konsumsi yaitu dengan menjadikannya sebagai sayur urap, di goreng, atau dapat di keringkan untuk di jadikan minuman semacam teh.
Dahan atau cabang buah naga juga dapat di makan yaitu di jadikan salad, urap, di goreng, dan di jadikan sup. Masakan dari buah naga di percaya dapat membuang racun dalam tubuh dan membersihkan pencernaan.
Di Amerika Selatan, dahan buah naga di hancurkan untuk di jadikan makanan ternak kambing atau sapi. Pakan ternak dari dahan tersebut terbukti dapat meningkatkan kadar susu dan kualitas daging ternak.
Langganan:
Komentar (Atom)

